Rasanya saya sudah melupakan dia, “the butterfly in my stomach”pun sudah tidak ada. Lega rasanya, tadinya saya pikir saya ga akan bisa melupakan dia, si tercinta. Setelah lama bergelut dengan perasaan yang tidak menentu, akhirnya saya bisa memandang dia dengan tatapan seorang teman saja.
Bagaimana caranya saya pun tidak tahu, mungkin karena saya sudah bosan tidak dipandang oleh dia, mungkin saya sudah bosan membuang waktu saya hanya untuk menatap dia, atau mungkin saya sudah tidak punya cara lagi bagaimana caranya agar dia memandang saya. Maka dari itu saya menjauh, pertama-tama rasanya sakit, tapi apa yang terjadi sekarang, ntah kenapa ketika melihat dia lagi rasa itu sudah tidak ada, mudah2an rasa itu tidak akan kembali lagi untuk yang kesekian kalinya.
Thanks for the days yoo…
I do love you yesterday, it’s true…
But now…
I don’t love you anymore..


